Battlefield 3 multiplayer review
Lorem ipsum dolor sit amet, conscur adisng elit, sed do eiusmod tempor iniunt ut labore et dolore mana aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exetation ullco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo coequat. Duis aute irure dolor
A Bathing Ape 2011 Winter Collection
Lorem ipsum dolor sit amet, conscur adisng elit, sed do eiusmod tempor iniunt ut labore et dolore mana aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exetation ullco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo coequat. Duis aute irure dolor
Diablo 3 beta gameplay video
Lorem ipsum dolor sit amet, conscur adisng elit, sed do eiusmod tempor iniunt ut labore et dolore mana aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exetation ullco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo coequat. Duis aute irure dolor
Killer Elite movie review
Lorem ipsum dolor sit amet, conscur adisng elit, sed do eiusmod tempor iniunt ut labore et dolore mana aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exetation ullco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo coequat. Duis aute irure dolor
Mau tips hunting foto? Yuk mari kita diskusikan sama-sama apa yang harus dilakukan sebelum dan sesudah hunting Foto. Tulisan ini dibuat berdasar pengalaman pribadi, hasil search di internet dan karena ada yang nanya bagaimana tips hunting foto bagi pemula.
Hunting foto seperti juga kegiatan yang lain, sebaiknya memang direncanakan dengan baik. Dengan perencanaan yang baik, minimal tidak ada peristiwa ketinggalan tripod atau yang paling parah ketinggakan charger batere dan batere camera sudah megap-megap.
Jadi jelas, bahwa persiapan hunting harus didahului dengan konsep pemotretan yang akan kita jalani. Salah konsep akan membuat peralatan yang dibawa tidak sesuai dengan tema yang diambil. Jangan sampai kita membawa banyak perlengkapan pendukung pemotretan tapi tidak satupun yang kita pergunakan. Capek deh !:-)
Konsep yang terbaik adalah yang berbeda dengan konsep orang lain, tapi bagi pemula ini adalah bagian yang paling sulit. Mas Rambey malah menyarankan kita ikuti saja konsep orang lain dalam melakukan pemotretan, sampai akhirnya kita punya gaya sendiri yang berbeda dengan gaya orang lain. Untuk menciptakan konsep terbaik, jam terbang akan sangat menolong.
2. Cek peralatan pendukung
Setelah punya konsep hunting, maka kita bisa menentukan peralatan apa yang dibawa. Pastikan semua peralatan sudah masuk ke tas camera dalam kondsi siap pakai.
Tas camera terbaik memang mahal harganya, tetapi sebenarnya yang paling penting bukan merk terbaik tetapi kekuatan tas terbaik. Tas lokal juga ada yang bagus kualitasnya.
3. Camera yang dipakai
Setelah peralatan bantu siap diangkut, maka yang paling penting dibawa adalah cameranya sendiri. Berbeda konsep akan membuat kita membawa camera yang berbeda. Apakah konsep kita pemotretan yang berada di ruang sempit atau di ruang terbuka akan membuat camera yang berbeda yang harus dibawa. Di ruang terbuka, kalau penuh orang dengan sepi tanpa orang juga akan membuat beda camera yang dibawa.
Jenis lensa juga harus disesuaikan dengan konsep pemotretan. Ada tips menarik cara menggunakan lensa camera disini. Silahkan dipelajari. Kalau masih belum puas, bisa disearch juga di mbah Google. Intinya lensa prime akan menghasilkan gambar yang lebih jernih dan tajam tetapi mempunyai keterbatasan dalam jarak pemotretan.
Lensa zoom sapu jagad 18-200mm sangat cocok dipakai, kelemahannya gambar tidak sebagus lensa prime (fix) dan beratnya lumayan di pegangan. Bila banyak obyek yang harus diambil dengan lensa makro, maka pastikan lensa makro tidak ketinggalan.
5. Rute perjalanan
Pilih rute perjalanan yang paling mudah dicapai, hemat biaya dan bila memungkinkan ada teman yang bisa diajak berbagi biaya. Kelemahannya harus saling menghargai privasi masing-masing. Jangan berhenti terlalu lama di suatu obyek kesenangan kita tanpa memperhatikan teman kita yang sudah ingin pindah lokasi.
6. Survey dulu
Bila memungkinkan lakukan survey sebelum menuju lokasi hunting. Bisa melalui google map, atau bisa langsung ke lokasi kalau memang memungkinkan. Siapkan jas hujan bila lokasi yang akan didatangi ternyata sering turun hujan. pastikan juga segala peralatan poto sudah siap untuk dibungkus bila tiba-tiba hujan turun.
7. …… (ada yang mau nambahin?)
Salam Jeprettt.....
Sumber : http://ekoshp.com
100 Tips Fotografi
- Hanya karena memiliki kamera mahal, bukan berarti mereka adalah fotografer yang bagus
- Selalu memotret dalam format RAW. Selalu
- Lensa prime membantumu menjadi fotografer yang lebih baik
- Mengedit foto juga merupakan seni tersendiri
- Rule of thirds berguna untuk 99% skenario
- Fotografi makro bukan untuk semua orang
- Filter UV berguna seperti halnya lens cap
- Pergilah keluar dan memotretlah daripada menghabiskan waktu berjam-jam di forum fotografi online
- Abadikan keindahan dalam hal-hal simpel dan kamu akan memiliki foto pemenang
- Film tidak lebih baik daripada digital
- Digital juga tidak lebih baik daripada film
- Tidak ada “magic” dalam kamera atau lensa
- Lensa yang lebih baik tidak otomatis menghasilkan foto yang lebih baik
- Kurangi waktu mengamati karya foto orang lain dan perbanyak waktu untuk memotret
- Jangan bawa kamera DSLR kesebuah pesta (lihat nomor 31 – Red)
- Menjadi fotografer itu seksi (Masa sih? – Red)
- Mengubah foto menjadi black & white tidak lantas membuat sebuah foto menjadi lebih artistik
- Orang akan selalu mendiskreditkan karyamu kalau kamu bilang fotomu sudah di photoshop. Lebih baik katakan pada mereka, fotomu sudah di proses di kamar gelap
- Tidak perlu semuanya harus di potret
- Paling tidak kamu harus memiliki 2 copy foto sebagai backup
- Buang neckstrap (tali kamera yang dililit ke leher) dan gunakan handstrap (dililit di tangan)
- Mendekatlah saat memotret, biasanya hasilnya lebih bagus
- Jadilah bagian dari adegan sambil memotret, jangan jadi tukang intip
- Kurangi kekhawatiran mengenai aspek teknis memotret dan perbanyak perhatian mengenai komposisi foto
- Memotret sambil rebah seringkali hasilnya lebih baik
- Tutupi merk yang ada dikamera dengan selotip hitam – itu akan mengurangi perhatian kearahmu
- Underexpose foto sebanyak 2/3 stop saat memotret di siang bolong
- Makin banyak memotret, makin oke hasilnya
- Jangan takut memotret beberapa foto ditempat yang sama dengan exposure, sudut dan aperture yang berbeda
- Perlihatkan hanya foto terbaikmu
- Kamera saku tetaplah sebuah kamera
- Bergabunglah dengan forum fotografi online
- Kritisilah karya foto orang lain
- Berpikirlah sebelum memotret
- Foto yang bagus tidak butuh penjelasan
- Alkohol dan fotografi itu bukan sahabat
- Jadikan fotografer lain sebagai inspirasi tapi jangan pernah memujanya
- Grain itu indah
- Ganti tas kamera backpack (ransel) dan belilah tas kamera messenger. Kamu lebih mudah mengakses peralatan fotografimu
- Kesederhanaan adalah kunci
- Definisi fotografi adalah “melukis dengan cahaya“. Manfaatkan cahaya sesuai seleramu
- Cari gaya fotografimu dan teguhlah
- Punya monitor kedua (dual display – red) adalah hal terbaik dalam memproses foto
- Silver EFEX Pro adalah konverter black & white terbaik
- Bawa kameramu kemanapun
- Jangan pernah biarkan fotografi menghalangimu untuk menikmati hidup
- Kamera jangan hanya dielus-elus. Gunakan sampai membekas
- Ambil foto tanpa manipulasi (straight photo)
- Memotretlah dengan percaya diri
- Fotografi dan jukstaposisi adalah sahabat terbaik
- Cetaklah fotomu besar-besar. Mereka akan membuatmu bahagia
- Berikan fotomu pada teman-temanmu
- Berikan juga ke orang asing
- Jangan lupa membingkainya
- Ngeprint foto di Costco (ganti dengan jasa print foto langgananan anda – red) itu murah kok
- Keluarlah dan memotretlah dengan teman-temanmu
- Bergabunglah dengan klub foto atau buat klub foto baru
- Foto adalah hadiah yang indah
- Memotret orang asing itu menantang dan mengasyikkan
- Candid lebih baik daripada pose
- Natural light adalah cahaya terbaik
- Lensa 35mm (dalam kamera full frame, 23mm dalam kamera crop) adalah lensa terbaik untuk jalan-jalan
- Jangan takut menaikkan ISO saat diperlukan
- Tidak perlu membawa tripod kemana-kemana (bah, saya bahkan tak punya tripod)
- Selalu lebih baik meng-underexpose daripada overexpose
- Memotret gelandangan agar terlihat “nyeni” adalah eksploitasi
- Kamu akan menemukan kesempatan foto terbaik dalam situasi yang kelihatannya tidak mungkin
- Foto akan selalu lebih menarik saat ada elemen manusia didalamnya
- Kamu tidak akan bisa mem-photoshop foto yang jelek menjadi bagus
- Saat ini, semua orang adalah fotografer
- Tidak perlu terbang ke Paris untuk mendapatkan foto terbaik, kesempatan foto terbaik ada di halaman belakang rumahmu
- Orang yang memegang kamera DSLR dan saat memotret portrait grip kameranya mengarah kebawah terlihat seperti orang bodoh
- Kamera adalah alat, bukan mainan
- dilihat dari komposisi, fotografi dan lukisan tidak banyak bedanya
- Fotografi bukanlah hobi, itu adalah gaya hidup
- Buatlah foto, jangan buat alasan
- Jadilah original dalam fotografi. Jangan mengkopi gaya orang lain
- Foto terbaik bercerita sehingga membuat yang melihat penasaran
- Semua kamera yang warnanya tidak hitam terlalu menarik perhatian
- Semakin banyak peralatan yang kamu bawa, makin kamu tidak enjoy
- Foto self-portrait yang baik itu tampaknya mudah padahal lebih sulit dibuat
- Tertawa selalu bisa mengeluarkan karakter asli seseorang saat difoto
- Jangan terlihat mencurigakan saat memotret – membaurlah dengan lingkungan
- Fotografi landscape bisa terlihat tumpul setelah sementara waktu
- Bersenang-senanglah saat memotret
- Bersikaplah dengan penuh hormat saat memotret orang atau tempat
- Jangan pernah menghapus foto
- Saat memotret candid seseorang di jalanan, lebih mudah menggunakan lensa lebar daripada tele
- Travel dan fotografi adalah pasangan sempurna
- Pelajari bagaimana cara membaca histogram
- Foto dengan noise itu lebih baik daripada foto yang blur
- Jangan takut memotret dalam hujan
- Pelajari bagaimana cara menikmati moment, daripada berusaha mati-matian membuat foto sempurna tentang moment tersebut
- Jangan pernah memotret saat perutmu kosong
- Kamu akan banyak menemukan dirimu sendiri melalui fotografi
- Jangan pernah menyembunyikan pengetahuanmua tentang fotografi – bagilah dengan dunia
- Jangan pernah berhenti memotret
- Fotografi itu lebih dari sekedar membuat foto, dia adalah filosofi hidup
- Tangkaplah decisive moment
- Buat daftar tipsmu sendiri
Sumber : http://belfot.com
Tips Memilih Kamera DSLR – Sekarang ini lagi jamannya kamera DSLR, pasti semua orang ingin punya sebuah Kamera DSLR. Entah itu karena memang dia hobi fotografi atau cuma buat gaya-gaya an. Nah, biar ga’ rugi saat membeli kamera DSLR, ada baiknya kalau teman-teman membaca sedikit Tips Memilih Kamera DSLR yang cocok untuk pemula.
Ya, sebaiknya sih untuk pemula pilihlah kamera DSLR dengan harga murah dan fitur standard. Nanti kalau udah jago pake DSLR baru deh ganti dengan kamera DSLR yang lebih canggih, biar nggak sia-sia gitu hihihi. Oke deh berikut ini yang perlu teman-teman perhatikan jika ingin Memilih atau Membeli Kamera DSLR.
Harga
Berbagai macam kamera DSLR memiliki variasi harga yang beragam sesuai dengan fitur yang ditawarkan. Pastikan Anda memiliki budget yang cukup untuk membeli kamera DSLR yang Anda inginkan.
Kegunaan
Hal percuma dalam memilih kamera adalah membeli yang paling mahal namun tidak mengerti bagaimana cara mengoperasikannya. Maka dari itu perhatikan baik-baik mengenai kegunaan pada kamera DSLR yang akan Anda beli. Jangan sampai Anda sia-sia membeli kamera terbaik namun tidak sesuai dengan kebutuhan Anda.
Resolusi
Apabila Anda gemar mencetak foto yang Anda ambil dalam ukuran besar, sebaiknya Anda membeli kamera dengan resolusi besar sehingga hasil cetakan foto juga bisa maksimal sesuai yang diinginkan.
Ukuran
Ukuran kamera DSLR memang jumbo dan tidak seperti kamera digital biasa. Namun ada pula beberapa kamera DSLR mini yang memenuhi kriteria yang cukup baik dan bisa Anda bawa kemana-mana saat bepergian.
Konektivitas
Beberapa jenis kamera DSLR menawarkan fitur tertentu untuk memindahkan foto-foto dari kamera ke perangkat komputer tanpa melalui kabel data. Perhatikan baik-baik apakah Anda memerlukan kamera yang dilengkapi fitur tersebut atau tidak.
Fitur tambahan
Fitur lainnya pada kamera DSLR yang mungkin perlu Anda ketahui adalah pengaturan ISO untuk memotret di tempat gelap, lensa khusus untuk memotret dengan lebih profesional, dan yang lainnya. Pastikan Anda memiliki tujuan dengan jelas saat menentukan kamera yang ingin Anda beli agar fungsinya tidak sia-sia.
Saya yakin, masih banyak yang bingung kan mau milih kamera DSLR yang pas buat pemula :D Biar ga bingung, saya punya dua kamera DSLR yang bisa menjadi pertimbangan buat teman-teman yang ingin beli kamera DSLR.
Kamera DSLR pertama :
NIKON D3000 KIT + lensa AF-S 18-55MM VR
Besar image: 10 megapiksel jika dicetak ukuran 30 x 40 cm hasilnya masih sangat baik
Warna Pilihan: Black
Harga : Rp 3.950.000
Kamera DSLR kedua :
CANON EOS 1100D Kit+ lensa EF-S 18-55mm f/3.5-5.6 IS II
Besar Image: 12 megapiksel
Warna Pilihan: Red, Gray, Brown & Black
Harga: Rp 4.833.000
Nah, semoga dengan sedikit Tips Memilih Kamera DSLR diatas bisa membantu teman-teman yang ingin mencoba terjun kedunia fotografi atau hanya sekedar belajar foto. Oke, sedikit saran dari saya “Pilihlah Kamera DSLR sesuai kebutuhan teman-teman”. Selamat hunting foto bersama kamera DSLR
1. Perhatikan Horizon
Jika kita berhadapan dengan suatu pemandangan, hampir dapat dipastikan kita akan melihat garis horizontal yang membentang dan membelah gambar menjadi dua bagian. Ini disebut garis horizon. Dalam Fotografi Landscape, jika salah satu bagian lebih menarik. Berilah porsi 2/3 dari frame. Dan yang kurang menarik beri sisanya yaitu 1/3. Memang tidak mutlak, tetapi bila POI berada pada bagian yang 2/3 maka kesannya akan lebih kuat.
2. Pertimbangkan langit
Langit adalah elemen yang cukup penting dalam landscape.Jika dalam pemotretan langit kurang bagus, usahkan jangan menempatkan pada 2/3 frame. Ini akan menimbulkan kesan yang flat dan membosankan. Tetapi jika keaadan langit dan awan dalam formasi yang ‘wow’, jangan ragu untuk penuhi frame dengan langit. Gunakan filter untuk meningkatkan kontras dan saturasi langit seperti Gradual neutral density dan Polarizer.
3. Cari Focal Point
Focal point adalah titik dimana mata kita berhenti pada saat memandang sebuah foto. Tanpa focal point, mata kita tidak akan fokus dalam melihat foto. Seperti jenis fotografi lainnya, fotografi landscape juga membutuhkan focal point. Focal point dapat berupa batu, rumput, ranting, bunga. Apapun yang sepertinya menyatu dengan alam dapat dijadikan focal point. Jangan lupakan pengaplikasian rule of third dalam penempatan focal point.
4. Jangan lupakan foreground.
Foreground bisa menjadikan foto kita lebih berdimensi. Ada sense of depth dari foto kita jika kita meletakan foreground dengan benar. Seringkali foreground menjadi POI dari foto landscape kita.
5. Gunakan Tripod
Mungkin sejak zaman digital orang sering melupakan tripod. Buat apa tripod, kalau ISO tinggi sudah bagus hasilnya. Lensa-pun sudah ada yang dengan stabilizer. Ups, jangan salah sangka dulu, tripod hukumnya wajib bagi landscaper. Untuk Exposure diatas satu detik (pasti sering lho), tripod sangat dianjurkan. Walaupun tripod agak repot untuk dibawa, tetapi akan membuat anda tersenyum nantinya.
6. Maksimalkan Depth of Field (DoF)
Yang namanya landscape fotografi, pada umumya semua elemen dalam keadaan fokus. Walaupun tidak mutlak, inilah konsep dasar dari fotografi landscape. Untuk itu gunakan aperture sekecil mungkin. Dan jika perlu, terapkan konsep hyporfocal distance. Dan jika kita mengecilkan aperture, otomatis shutter speed akan berkurang dan tripod dibutuhkan.
7. Tangkap gerakan alam
Mungkin sebagian orang berfikir foto landscape adalah foto yang tenang, damai, kalem dll. Tapi kita bisa menambahkan sedikit drama pada foto landscape kita. Dapat berupa ombak di laut, pohon yang tertiup angin, awan yang berjalan, dsb. Dalam menangkap gerakan seperti ini, dibutuhkan beberapa peralatan pendukung seperti filter ND (neutral density) dan tripod. Jika kita berhasil menangkapnya, foto landscape kita akan terasa “otherworld” dengan mood yang sangat kuat.
8. Bekerja sama dengan cuaca
Cuaca tidak dapat kita prediksi. Kita cuma bisa menunggu waktu yang tepat untuk memotret. Kebanyakan pemula berfikir foto landscape yang bagus adalah pada saat hari yang cerah. Ini tidak sepenuhnya salah, disini sudah dijelaskan jenis – jenis fotografi landscape. Foto yang diambil saat hari cerah sudah biasa dan biasa dijadikan foto kalender. Jika kita ingin foto landscape yang sedikit berbeda, memotretlah pada saat cuaca yang tidak biasa. Misalnya saat terjadi badai, mendung, sehabis hujan, langit gelap dengan sedikit sinar matahari, dan kondisi “extrem” lainnya. Foto anda akan lebih berkarakter, karena kejadian yang anda foto barusan tidak akan terulang lagi.
9. Golden hour
Cahaya dari samping akan menunjukan sebuah dimensi dan tekstur yang kuat untuk sebuah objek. Dalam fotografi landscape, cahaya dari samping muncul saat pagi hari dan sore hari. Pada waktu ini, warna – warni terlihat sangat bagus dan landscape terlihat sangat hidup. Dinamakan golden hour karena warna warni pada waktu ini adalah merah-kuning-seperti-emas. So, memotretlah pada waktu ini ya.
10. Garis dan bentuk
Bermainlah dengan komposisi. Garis dapat menjadi focal point yang sangat kuat karena membantu mata kita menelusuri foto landscape kita. Garis dapat memberikan kedalaman ruang yang luar biasa, perspective yang berbeda. Temukan garis dalam foto anda dan jadikan itu kekuatan yang hebat!
11. Ganti perspective
Eksplorasi. Jangan hanya terpaku pada satu titik. Temukan view yang berbeda dengan view sejajar dengan tanah, atau naik ke atas pohon. Biarkan imajinasi anda mengalir dan mencari view yang sesuai dengan previsualisasi anda.
Semoga Bermanfaat :)











